Planet Bumi: Rumah Tercinta Kita
 
Shangri-La: Surga Kebun Veganik Selandia Baru   


Kita bepergian ke tanah yang murni di Selandia Baru untuk mengunjungi Shangri-La, sebuah center hijau yang mempromosikan pertanian vegan organik (atau veganik).

Vegan + Organic = Veganic

Terletak di pegunungan indah Selandia Baru bagian utara, Shangri-La adalah surga dunia, surga veganik seluas 180 hektar yang telah dibudidayakan selama 10 tahun oleh para sukarelawan kelompok nirlaba yang berbasis di AS, Gentle World, yang secara aktif mempromosikan gaya hidup vegan.

Shangri-la adalah rumah bagi serangkaian luas pohon, bunga, plot-plot sayuran dan kebun buah. Juga merupakan tempat kelas memasak dan seminar yang diadakan oleh relawan Gentle World sehingga masyarakat bisa belajar banyak tentang manfaat hidup veganik. Hari ini kita akan mendengar tips berkebun veganik dan mendapatkan tur singkat center itu, dimana kita akan melihat buah-buahan dan sayuran lezat tumbuh subur di lingkungan penuh kasih, ramah terhadap Bumi.

Angel: Hai semuanya dan selamat datang di Shangri-La. Nama saya Angel dan saya sukarelawan untuk Gentle World, sebuah organisasi pendidikan vegan dan berintensi bagi masyarakat yang telah berdiri selama 40 tahun. Selama 10 tahun terakhir relawan Gentle World telah menghabiskan empat sampai enam bulan setiap tahun di ujung utara Selandia Baru, mengubah 180 hektar tanah pedesaan Selandia Baru yang indah menjadi pusat pendidikan vegan dimana pengunjung dari seluruh dunia sekarang datang untuk belajar tentang banyak manfaat veganisme dan bagaimana jalani hidup vegan, sehat dan gembira.

Sebagai bagian dari program kami, orang belajar bagaimana menanam makanan mereka, tidak hanya secara organik, yang tanpa menggunakan bahan kimia, tetapi juga tanpa menggunakan produk samping hewani apa pun termasuk pupuk, darah, dan tepung tulang, emulsi ikan, atau limbah dari lantai rumah jagal.

Supreme Master TV: Magic adalah kepala tukang kebun Shangri-La yang telah menjadi petani veganik sejak tahun 2000. Dia sekarang akan menjelaskan perbedaan antara metode budidaya veganik dan pertanian organik konvensional.

Magic: Ini sangat mirip dengan menanam organik tapi kami lebih menaruh belas kasih dalam metode kami. Kami tidak menggunakan pupuk seperti darah dan tulang atau pupuk kandang dari hewan yang dieksploitasi. Dan kami juga memiliki belas kasihan dengan metode menanam kami dalam merawat tanaman tanpa menggunakan semprotan dan menggunakan metode sederhana supaya tidak merugikan cacing tanah dan makhluk lainnya yang ada di dalam tanah.

Kami menanam tanaman kami bergiliran dan menanam pada waktu yang tepat tahun itu sehingga mereka tak dapat masalah hama. Dan juga kami menjaga tanaman kami sehat dengan pupuk tanaman hijau dan sela tanaman sehingga tidak rentan terhadap penyakit jamur dan serangan serangga semampu mungkin.

Supreme Master TV: Menanam tanaman veganik yang bergizi dimulai dengan budidaya penuh kasih akan tanah yang sehat, yang tentu saja memerlukan cacing sehat.

Magic: Berkebun veganik sama sebagai seorang vegan. Anda ingin sehat, sehingga bagian dari menjadi sehat adalah membuat tanaman Anda sehat. Dan supaya tanaman Anda sehat itu benar-benar penting memiliki tanah yang sehat; itu yang paling penting. Jadi kita benar-benar menyemangati tanah itu. Tanah adalah organisme hidup yang penuh kehidupan dan cacing dan lainnya, jadi alasan menjadi veganik dalam berkebun adalah bahwa kita lembut dengan organisme yang terdapat dalam tanah karena itulah yang menjaga tanaman kita sehat, karena itu adalah makanan dan gizi mereka berasal.

Supreme Master TV: Kebun salad segar, bergizi dapat menjadi bagian dari setiap santapan veganik lezat, dan kebun salad Shangri-La berisi banyak sayuran lezat untuk dipilih.

Magic: Dan kebun ini adalah kebun salad kami, jadi dekat rumah sehingga kita memiliki sejumlah besar tumbuhan dan herbal berbeda. Jadi saya hanya akan sebut beberapa supaya Anda tahu. Kami punya seledri, peterseli, ketumbar, kacang-kacangan, bok choy, dan kami punya satu campuran mizuna, lumayan banyak campuran tanaman yang berbeda. Dan kami punya wortel dan bit, tomat, selada, arugula, kacang polong dan lainnya yang ditambahkan di sana untuk campuran.

Supreme Master TV: Berikutnya kita belajar tips dalam menjaga tanaman bebas penyakit dan serangga tanpa bahan kimia.

Magic: Oke, ini adalah beberapa dari tomat yang kita tanam di kebun ini. Saat kita menanam mereka, kita gali lubang dan menaruh kompos di tanah dan kemudian tanaman tumbuh sangat baik karena kompos mengandung kelembaban dan nutrisi. Dan kita menempatkan kawat kasa di sekitar mereka supaya mereka jauh dari tanah jadi membuat mereka bebas penyakit. Saya telah menemukan bahwa ketika tanaman Anda sehat, serangga dan hama tampaknya tidak begitu mengganggu mereka, jadi itu hal yang penting dengan berkebun veganik yang kita temukan di sini, bahwa jika kita menjaga tanaman kita sehat, hama dan penyakit tampaknya tak mengganggu mereka. Dan saya pikir itu berlaku untuk orang juga, dan kesehatan Anda. Jika Anda sehat Anda kurang rentan terhadap segala macam masalah.

Supreme Master TV: Memanen dan melestarikan benih tanaman Anda untuk musim tanam berikutnya adalah langkah penting dalam mempertahankan berkebun veganik yang bersemangat dan subur.

Magic: Juga di sini di kebun ini kami juga menyimpan benih kami sebanyak mungkin. Dan ini adalah kacang polong yang telah kami panen dan kami sisakan beberapa untuk benih. Jadi kami biarkan ini kering dengan menggantung dan lalu bila kering kami akan pilih dan kuliti mereka dan keringkan, setelah mereka kering disimpan untuk tahun depan. Kami berusaha simpan lebih banyak benih setiap tahun. Ini memakan waktu dan mengkonsumsi tenaga kerja tapi itu sangat berharga. Ini berkelanjutan dan hemat uang untuk membeli bibit, dan ditambah benihnya jauh lebih sehat, kita tahu itu veganik, dan kita tahu itu akan dapat diandalkan dan tumbuh sesuai yang kita inginkan.

Di sini kita berada di kebun kedua kami dan Anda dapat melihat kita punya semangka tumbuh di sini dengan sangat cepat. Dan kita punya cukini dengan ketimun tumbuh di antara jagung manis.

Supreme Master TV: Hasil bumi veganik sangat sehat untuk tubuh kita dan planet kita dan menanamnya tidak melibatkan penderitaan dari makhluk hidup. Kepala tukang kebun Magic sekarang akan memberikan kita tips berkebun veganik berguna lainnya.

Magic: Dalam berkebun veganik, salah satu hal yang benar-benar bermanfaat, adalah memiliki berbagai tanaman pembawa banyak kehidupan; kehidupan burung, serangga dan meningkatkan kualitas hidup kita dari pandangan yang menyenangkan yang berwarna-warni, dan membawa lebah. Jadi kita tanam banyak tanaman berbunga berbeda untuk meningkatkan keindahan dari tempat ini dan juga untuk makanan dari berbagai serangga dan burung. Dan itu benar-benar bermanfaat untuk kebun.

Ini alpukat sehat, veganik dan Anda dapat lihat ia memiliki alpukat kecil indah untuk musim berikutnya yang ada di sini. Itulah salah satu varietas pohon buah yang kami tanam di sini. Kami juga memiliki persik, plum, apel, pir, dan berbagai buah jeruk yang berbeda. Kami telah cherimoyas, yang berasal dari Amerika Selatan, bersama dengan feijoas dari Amerika Selatan, dan casimiroas.

Supreme Master TV: Pegunungan sekitar ini memelihara tanah ini dengan karunia air segar, bak kristal yang dihargai, sebuah berkat bagi kebun termasuk penduduk Shangri-La.

Magic: Di sini, di Shangri-La kami memiliki sungai indah yang turun dari pegunungan yang mengelilingi tanah indah yang kita miliki di sini. Dan air yang indah, jernih, dan cocok untuk kebun veganik karena Anda ingin memelihara tanaman Anda dengan air indah, bersih dan kami diberkati karena memiliki air ini. Jernih indah dan sehat, dan kita semua minum air ini, dan itu dari pegunungan yang mengelilingi kami yang memiliki ribuan hektar cadangan. Jadi kami salah satu orang yang paling beruntung di dunia; Anda tidak dapat melakukan hal ini di banyak tempat lagi. Tapi kita masih dapat minum air ini dan itu rasanya benar-benar indah.

Supreme Master TV: Mulsa adalah penutup pelindung tanah yang sangat bermanfaat bagi pohon yang tumbuh karena kelembaban terjaga dari penguapan. Hal ini juga mengurangi erosi tanah dan mencegah gulma untuk tumbuh.

Magic: Di sinilah kita di Shangri-La di salah satu kebun veganiknya. Cara utama kita membuahi pohon buah dan pohon lainnya di Shangri-La adalah menggunakan mulsa yang benar-benar dipanen, rumput yang tumbuh sekitar pohon-pohon di kebun. Dikumpulkan dan diungkap dan ditempatkan di sekeliling pohon dalam mulsa tebal, yang memelihara kelembaban, dan memberi makan tanahnya. Cacing menyukainya, mereka benar-benar berkembang di bawah sana dan mengubah mulsa menjadi pupuk baik ia membusuk menjadi kompos hitam. Jadi ia menjaga pohon benar-benar sehat.

Kami kadang menggunakan sedikit dolomit jika pohon-pohon lebih suka tanah yang lebih basa, kadang-kadang sedikit debu batu. Tapi selain itu sumber pupuk utama kami di kebun adalah rumput yang kita tanam. Kami juga memiliki toilet kompos di Shangri-La dan kami kompos selama setahun dan kemudian ditempatkan di sekitar pohon-pohon buah juga, sebagai pupuk tambahan.

Di sini kita berada di bawah pohon feijoa; itu sudah dimulsa untuk musim panas dan mulsa melindungi tanah dan memberi makan pohon. Dan karena itu membusuk, ia menguraikan tanah hitam indah yang memberi makan cacing dan mikroorganisme dan tetap bagus dan lembab. Dan Anda benar-benar dapat melihat akar halus pengumpan dari pohon mengambil nutrisi mereka dari itu.

Untuk lebih jelasnya mengenai berkebun veganik, silakan kunjungi: www.GentleWorld.org

 
Cari di Semua Acara
 
 
Paling populer
 Vegan: Cara Tercepat untuk Mendinginkan Planet
 "Home": Film Dokumenter Lingkungan dari Yann Arthus-Bertrand
 Pertanian Ahimsa: Pertanian Organik tanpa Tanah
 Dr. Rajendra K. Pachauri - Peringatan Global: Dampak Produksi dan Konsumsi Daging terhadap Perubahan Iklim
 “Perubahan Iklim, Perubahan Kehidupan” - Pesan dari Greenpeace Brasil
 Metode Pertanian Alami Yoshikazu Kawaguchi
 Dunia Taman Asli yang Memikat bersama Alrie Middlebrook
 Dampak Merusak Peternakan Babi
 Penyebab Cepat Hilangnya Biodiversitas Global: Industri Peternakan
 Ilmuwan Perubahan Iklim Dr. Stephen Schneider tentang Keadaan Planet Kita