Pengurangan karbon hitam mendinginkan lingkungan. - 19 Jan 2011  
email to friend  Kirim halaman ini buat teman    Cetak

Peraturan yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan mengurangi asap dengan mengurangi polusi udara dari truk yang menggunakan bahan bakar diesel di negara bagian Kalifornia AS telah ditemukan memiliki sisi manfaat tambahan.

Selama dua dekade terakhir, tindakan ini juga mengakibatkan penurunan 50% pada karbon hitam, agen potensial perubahan iklim yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar diesel dan pembakaran biomassa pertanian atau lainnya. Akibatnya, organisasi seperti Dewan Kutub Utara dan Lembaga Iklim telah berfokus pada pengurangan lebih lanjut dari zat ini untuk membawa pendinginan planet yang lebih cepat.

Para ilmuwan dan pembuat kebijakan di masa lalu telah khawatir bahwa mengurangi karbon hitam juga akan menghilangkan aerosol lainnya, yang kehadirannya sebenarnya telah dikaitkan dengan efek pendinginan. Namun, dalam penelitian Kalifornia ini, Dr. Veerabhadran Ramanathan dari Scripps Institution of Oceanography menghitung bahwa pengurangan karbon hitam menghasilkan efek pendinginan yang signifikan baik untuk panas daerah dan pasokan air.

Selain itu, menurut Ilmuwan Senior Yayasan Pelestarian Dunia Gerard Wedderburn-Bisshop, salah satu sumber utama karbon hitam adalah pembabatan hutan yang terjadi untuk membuka lahan pertanian, dimana 70%-nya digunakan untuk peternakan.

Dewan Sumber Daya Kalifornia, Dr. Ramanathan dan Dr. Bisshop, banyak terima kasih karena telah membantu kami memahami peran karbon hitam dalam perubahan iklim. Semoga kita masing-masing bertindak mengurangi ini dan sumber gas rumah kaca lain yang potensial untuk kepentingan menyeimbangkan bumi untuk semua kehidupan.

Berbicara dalam konferensi video pada bulan Oktober 2009 di Indonesia, Maha Guru Ching Hai membahas  perubahan yang diperlukan untuk secara efektif mengurangi zat pemanasan planet- seperti karbon hitam.

Maha Guru Ching Hai: Sekarang, metana dan karbon hitam adalah apa yang para ilmuwan sebut gas berumur pendek, yang berarti, meskipun mereka penghangat iklim yang sangat kuat, mereka menghilang dan keluar atmosfer dengan sangat cepat.

Organisasi Pangan dan Pertanian PBB mengatakan bahwa industri peternakan adalah penyebab utama dari masalah dunia paling mendesak, yakni pemanasan global, degradasi tanah, polusi udara dan air, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Dengan tidak adanya industri peternakan hewan, kita dengan segera menghentikan penyebab nomor satu emisi gas rumah kaca. Bukan hanya CO2, tidak hanya karbon dioksida, tetapi juga gas metana, nitro oksida, karbon hitam dari pembakaran pohon-pohon untuk ternak, dan juga gas beracun seperti hidrogen sulfida.

Jika penduduk dunia semua menjadi vegan, kita akan melihat perubahan dramatis dalam waktu singkat, dalam beberapa bulan, ya.

Perubahan ini akan hanya tanda-tanda awal dari suatu Eden yang nyata di Bumi.

http://www.reuters.com/article/idUS352047229820101229
http://blogs.kqed.org/climatewatch/2010/12/17/the-other-effect-of-cas-clean-air-laws/,