Antara Guru dan Murid
 
MAHA GURU CHING HAI TENTANG LINGKUNGAN Bahaya yang Semakin Dekat akan Lidah Api Matahari   

Penanya: Guru, letupan (flare) matahari adalah fenomena alam dimana bagian dari atmosfer Matahari meledak dan melepaskan energi magnetik yang sangat kuat. Ilmuwan-ilmuwan telah memberitahu kita tentang potensi risiko fisik dan pengaruh-pengaruh dari letupan kuat matahari. Guru menyebutkan bahwa matahari, tentu saja, adalah Makhluk Tingkat Kelima, jadi apakah letupan-letupan matahari memiliki arti spiritual tertentu atau efek pada spiritualitas manusia, Guru?

Maha Guru Ching Hai: Jika ada efek-efek menghancurkan maka bagaimana menurut Anda? Apakah yang akan terjadi? Apa yang dikatakan ilmuwan-ilmuwan? Jika letupan itu lebih besar dan punya pengaruh yang sangat besar, maka apa yang akan terjadi? Apakah Anda tahu? (Penanya: Tidak.) Baik. Itu bisa jadi lebih buruk; Anda sudah tahu. Kita beruntung karena makhluk-makhluk planet lain – mereka yang kalian namakan “makhluk asing” – telah berusaha menolong kita. Itu bisa menjadi lebih buruk. Itulah sebabnya, sehingga itu tidak terlalu buruk. Oke? Makhlu-makhluk Tingkat Kelima hanya untuk memberi kita manfaat-manfaat spiritual dan pengangkatan dan kebahagiaan, tetapi sayangnya, kadang-kadang kita menyalahgunakannya. Kita tidak membuat diri kita pantas atas segala bantuan ini, kalian paham? Maka, kita memiliki semua atmosfer kekerasan ini – akibat perang, akibat kebencian, akibat pembunuhan massal terhadap hewan, dan lain-lain, dan lain-lain, dan merusak lingkungan, Kita amat banyak membunuh maka kita menarik letupan semacam ini. Kita, manusia-manusia, yang menarik ini, letupan ini, oke? (Penanya: Ya, Guru.) Dan jika kita teruskan, bisa lebih buruk daripada itu. Itu hanya peringatan saja. Hanya sebuah peringatan. Itu bisa lebih buruk. Oke? (Penanya: Ya, Guru.) Saya selalu memberitahu tiap orang, “Mohon, berilah lebih banyak perhatian pada standar moral. Mohon menjadi lebih berwelas asih. Mohon menjadi lebih luhur. Saling mencintai. Damai. Tidak berperang. Tidak membunuh. Vegan.”– itu adalah untuk melindungi setiap orang.

Maha Guru Ching Hai: Jika semua Garis Berkah Spiritual itu utuh, seperti lingkaran-lingkaran di sekeliling planet, maka planet terjaga tetap seimbang. Semakin banyak garis ini, semakin sedikit bencana, semakin damai, semakin banyak kebahagiaan bagi semua orang. Jika semua orang, atau lebih banyak orang terangkat secara spiritual dan layak secara moral, maka kita dapat, bersama-sama, menciptakan lebih banyak daya berkah spiritual baru; tentu saja, dengan bantuan makhluk yang lebih tinggi, ya? (Penanya: Ya, Guru.) Tapi, kalau kita membuat satu titik maka itu akan memperlebarnya, seperti tetesan minyak. Jika kita lakukan misalnya satu persen, itu akan menolong kita banyak persen, berpuluh-puluh persen. Itulah yang sedang saya bicarakan. Kita harus menjadi spiritual, kita harus bermoral, kita harus menjadi welas asih, agar kita dapat menolong diri kita, menyelamatkan rumah kita. (Penanya: Ya, Guru.) Kadang-kadang saya pikir saya tak punya harapan lagi. Saya tak punya harapan lagi.

Penanya: Kami selalu punya harapan karena kami tahu Anda di sini bersama kami.

Maha Guru Ching Hai: Ya, secara spiritual, ya. Secara jiwa, ya. Berkenaan dengan planet, tidak begitu yakin. Jika kita terus memecah Garis-Garis Berkah Spiritual dan tak membuat yang baru, atau memperpanjang atau memperlebarnya, saya tidak tahu apakah kita punya harapan. Karena, kita bisa ada dalam bahaya di segala sisi, bukan hanya naiknya permukaan air laut, bukan hanya planet yang panas, bukan hanya spesies-spesies yang mati, bukan hanya topan, banjir, dan kekurangan air dan kekurangan segalanya. Tapi, bahkan dari matahari – kita dapat menarik letupan-letupan matahari mendatangi kita jika secara moral kita tak layak, dan banyak hal lainnya. Oke, kita bisa menjadi rentan di semua sisi, itulah masalahnya, jika secara moral kita tak layak. Jika kita tidak mengubah kehidupan kita menjadi lebih welas asih, lebih baik hati, menyerupai Surga, maka kita rentan terhadap segala macam kejadian gelap. Oke, mari kita teruskan saja mengusahakan yang terbaik. Meditasi, berdoa. (Penanya: Ya, Guru.) Saya telah memberitahu kalian bahkan orang biasa yang berdoa di bawah matahari, mereka juga memperoleh lebih banyak poin spiritual, dan bersama-sama kita semua dapat membuat lebih banyak poin spiritual untuk meningkatkan ketahanan dari planet kita, oke? (Penanya: Ya, Guru.) Maka, mungkin bencana bisa berkurang, atau bencana-bencana menjadi lebih kecil, (Penanya: Ya, Guru.) atau hilang. Saya tidak tahu apakah kita masih punya cukup waktu, kalau orang-orang tidak berubah. Tidaklah banyak yang bisa dilakukan kelompok kita – kalian paham? – (Penanya: Ya, Guru.) dibandingkan dengan khalayak ramai. Seluruh planet ini telah siap. Populasi, sebagian besar, sudah siap. Hanya saja pemimpin-pemimpin harus memberitahu mereka – bukan hanya kepala-kepala negara, tetapi pemimpin-pemimpin spiritual, pemimpin-pemimpin agama. Kita semua harus bekerja sama memberitahu orang-orang, membiarkan orang-orang tahu inilah waktu untuk berubah. Mereka sendiri juga harus berubah, menjadi teladan, dan dengan berani menyatakannya secara terbuka agar orang-orang belajar dari teladan mereka, dan belajar bahwa ini benar-benar mendesak dan belajar bahwa ada satu solusi untuk menolong, oke? (Penanya: Ya, Guru.) Kita sendiri, bahkan sebuah grup besar, kita dapat menolong, tetapi orang-orang harus berubah. Orang-orang harus berubah, menjadi layak bahkan untuk mendapat pertolongan. Jika tidak, semakin banyak kita bermeditasi, jika orang-orang tidak berubah, maka tentu saja kita lebih banyak membantu diri kita, tapi mereka tak mendapat banyak manfaat jika mereka tidak berubah. Jika dua orang tidak berjalan pada arah yang sama, bagaimana bisa saling menolong satu sama lain saat diperlukan? Bagaimana kita menolong membawa kopor atau saling mengangkat saat terjatuh? Dua orang haruslah berjalan pada arah sama. Bahkan jika satu orang amat kuat dan yang satu lagi lebih lemah, kalau mereka berjalan berlawanan arah, atau berbeda arah, maka yang kuat tak bisa menolong yang lemah. Jadi, orang-orang di atas planet ini harus menuju arah yang sama, seperti para praktisi spiritual, agar praktisi-praktisi spiritual dapat lebih banyak menolong mereka. Lebih baik daripada misalnya jarak jauh, karena tak peduli seberapa besar Anda mengasihi teman Anda – ia lemah dan Anda ingin menolongnya – tapi Anda hanya bisa berbicara lewat telepon jika ia meminta bantuan. “Oh, saya menyertaimu. saya minta maaf, saya akan berdoa untukmu.” Itu saja yang bisa Anda lakukan. Anda tak bisa mengangkat (Penanya: Betul.) jika dia terjatuh di jalanan? Oke, sayang. Terima kasih.

Ibu Lu, Wakil Presiden Formosa (Taiwan) ke-8: Banyak masalah yang terjadi di planet ini, Guru, menurut wawasan Anda, apakah ada masalah keselamatan yang terkait dengan bencana alam yang harus kita beri perhatian dalam waktu dekat ini, seperti pada akhir tahun ini?

Maha Guru Ching Hai: Sangat kacau sekarang ini. Ada berbagai macam bencana alam. Jika kita tidak mengalami gempa bumi, kita mengalami topan; jika bukan topan, kita mengalami banjir; jika bukan banjir, kita mengalami kekeringan; jika bukan kekeringan, ada gelombang panas. Jika bukan itu, masih ada bahaya besar yang lain, yaitu Matahari. Matahari mungkin mengubah dirinya, yang akan memberi dampak besar pada kita. Jika letupan matahari muncul atau terlalu banyak panas yang dikirimkan pada kita, maka kita tak perlu bicara tentang bencana² lainnya di Bumi. Ada juga energi sangat kuat yang dikirimkan pada kita dari alam semesta.

Ibu Lu: Energi. Para ilmuwan mengatakan bahwa pada akhir tahun depan atau tahun berikutnya, mungkin ada ledakan besar matahari. (Maha Guru Ching Hai: Ya.) Apakah Anda mengacu pada ini?

Maha Guru Ching Hai: Ya. Ada juga sejenis energi yang dikirim kepada kita dari kedalaman alam semesta.

Ibu Lu: Apakah itu energi yang baik atau buruk? Apakah destruktif atau konstruktif? Konstruktif atau destruktif?

Maha Guru Ching Hai: Itu mungkin destruktif.

Ibu Lu: Destruktif.

Maha Guru Ching Hai: Itu karena kita tidak bisa menahan energi semacam ini. Penduduk dunia terlalu lemah. Hanya jika seluruh planet berubah ke pola makan vegan dan semua orang memelihara standar moral batinnya, barulah kita bisa menahan energi dari letusan universal ini.

Ibu Lu: Manusia punya amat banyak karma (retribusi) buruk.

Maha Guru Ching Hai: Terlalu banyak.

Ibu Lu: Apakah itu yang Anda maksud?

Maha Guru Ching Hai: Ya, ya. Juga matahari – jika kita tidak punya kekuatan moral, tak ada ilmu atau teknologi yang bisa melindungi kita, Itulah sebabnya saya mengingatkan semua orang untuk kembali ke Hakikat Kebuddhaan mereka yang luhur, kualitas asal mereka yang penuh kebajikan. Tapi, tidak semudah itu. Ibu Wakil Presiden, Anda mengetahuinya dengan sangat baik, dan itu sebabnya Anda menyarankan orang untuk makan lebih sedikit daging, jika tidak berhenti sama sekali. Saya tak bisa katakan pada orang-orang untuk makan lebih sedikit daging.

Ibu Lu: Jadi dengan kata lain, Guru, apakah Anda tidak terlalu optimis dengan masa depan umat manusia? Apakah itu benar?

Maha Guru Ching Hai: Saya tetap agak optimis. Kita masih punya harapan. Tidak boleh putus asa. Tidak boleh putus asa. Itulah sebabnya saya terus meditasi lebih dari 10 jam setiap hari, hampir seharian, sepanjang malam. Kadang-kadang saya beristirahat satu atau setengah jam karena saya perlu mengurus diri saya dan anjing-anjing saya, untuk membersihkan rumah, misalnya seperti itu. Jika tidak, saya meditasi sepanjang waktu, berdoa untuk Perlindungan Surga dan juga mengingatkan orang-orang dari dalam batin untuk kembali ke Jati Diri mereka, yang mana adalah kasih sayang, yang mana adalah Hakikat Buddha. Untuk mengingatkan semua orang tentang aspek ini dari dalam batin, saya harus berkomunikasi dengan mereka melalui meditasi. Pidato luar hanya sedikit efektif, tidak sepenuhnya. Kekuatan meditasi lebih efektif, karena di dalam kita semua sama, jiwa kita adalah sama, Hakikat Buddha kita adalah sama. Itu sebabnya komunikasi batin lebih efektif. Juga kami meminta semua praktisi rohani dan non-praktisi di seluruh dunia untuk bermeditasi setiap hari di berbagai waktu bersama-sama, atau setiap saat. Kita harus bermeditasi dan berdoa. Ini adalah pesan yang kami promosikan di TV. Di satu sisi, kami ingatkan orang-orang dengan bahasa lisan, dan di sisi lain, kami berkomunikasi dengan mereka secara batiniah. Saya masih pertahankan harapan saya, Ibu Wakil Presiden. Kita masih memiliki harapan.


 
Cari di Semua Acara
 
 
Paling populer
 Dirk Schröder: Memperluas Batasan - Hidup Penuh Cahaya Bag.1/5
 Maha Guru Ching Hai dalam soal Lingkungan: Rahasia Venus Bag.1/14 29 Agustus 2009 Los Angeles, CA, AS
 Guru Jue Tong: Biarawati Waterian yang Menginspirasi Cina - Bag.1/5 (Dalam Bahasa Cina)
 Nun Shi Hongqing dari China: Breatharian selama Lebih dari 20 Tahun
 Jasmuheen: Avatar Menakjubkan Hidup Prana - Bag.1/5
 Yogi Surya Uma Shankar: Pesan dari Mahavatar Babaji - Bag.1/5 (Dalam Bahasa Hindi)
 Sebuah Pertemuan tentang Kecantikan - Bag.1/7 21 Januari 1996 Hsihu, Formosa (Taiwan) (Dalam Bahasa Formosa)
 Zinaida Baranova: Lebih dari satu Dekade Hidup dari Prana - Bag.1/4 (Dalam Bahasa Rusia)
 Hidup Tanpa Makanan: Oleg Maslow, Artis Rusia & Guru Kesadaran Pernafasan Bag.1/4 (Dalam Bahasa Rusia)
 Lampaui Kesulitan Hidup - Bagian 1 dari 9 31 Desember 1994 - 2 Januari 1995 Hsihu, Formosa (dalam bahasa China)