Supreme Master TV: Halo, pemirsa yang penuh semangat, dan salam jumpa di Hidup Sehat. Dalam dekade ini, osteoporosis, suatu kondisi dimana tulang menjadi kurang padat dan lebih mudah retak, telah menjadi epidemik, terutama di negara berkembang, dan sekarang diderita lebih dari 75 juta orang di Eropa, Jepang, dan AS. Secara global, statistik menggambarkan bahwa satu dari tiga wanita di atas usia 50 akan mengalami keretakan osteoporosis. Di AS saja, biaya perawatan kesehatan terkait dengan perawatan dari penyakit ini bernilai sekitar US$17 miliar pada tahun 2005. Jadi bagaimana kita bisa memperkuat tulang dan mencegah keadaan ini? Untuk mencari jawabannya, hari ini kita akan berkonsultasi dengan para ahli dari seluruh dunia, termasuk David Román, penulis Spanyol dari buku ‘Anda Tak Kan Minum Susu’ dan “Anak-Anak Vegan, Bahagia dan Sehat” dan presiden Uni Vegetarian Spanyol, Shira Lane, direktur, produser dan penulis dari Amerika untuk film dokumenter, “Punya Fakta tentang Susu?” dan Dr. Jérôme Bernard-Pellet, seorang dokter Prancis dan rekanan pendiri dari Asosiasi Profesional Kesehatan untuk Pola Makan Bertanggung Jawab (APSARES). Kita juga akan mendengarkan dari Dr. Eric Llewellyn, ahli pengobatan Inggris dan anggota dari Royal Society of Health Inggris, Dr. T. Colin Campbell, dan ahli gizi biokimia Amerika dan Guru Besar Emeritus di Universitas Cornwall, AS dan rekanan penulis buku laris “Penelitian China,” Gina Shaw, konsultan kesehatan dan ahli gizi Inggris, dan Dr. Joel Fuhrman, seorang dokter terkemuka Amerika, ahli gizi dan penulis. Meningkatnya konsumsi kalsium dikaitkan dengan pembangunan kekuatan tulang, dan beberapa percaya bahwa susu adalah sumber yang bagus untuk mineral ini. Tapi apa kenyataannya?

Roman: Konsumsi susu yang tinggi tidaklah menghasilkan suatu perlindungan terhadap tulang. Kalsium yang berasal dari hewan, dalam hal ini, yang berasal dari susu, tidak membantu untuk memperkuat tulang. Dari beberapa penelitian yang dilaksanakan,ada 1 penelitian yang menurut saya nampaknya membuktikan itu dengan amat baik dan itu adalah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Harvard dimana penelitian itu mengikuti lebih dari 70,000 wanita selama 12 tahun Selama periode ini diamati bahwa dari wanita yang minum lebih banyak susu, wanita-wanita itulah yang memiliki lebih banyak kasus patah tulang

Shira: Saat Anda konsumsi protein hewan, darah Anda menjadi asam. Dan bagi tubuh Anda untuk menahan itu dan membawanya turun kembali pada tingkatnya, itu harus mengambil kalsium dari tempat lain. Dan itu biasanya mengambil dari tulang-tulang Dan kami punya diagram bahwa negara-negara yang mengkonsumsi banyak susu adalah negara-negara yang memiliki banyak osteoporosis dan peretakan pinggul. Mereka memiliki tulang paling lemah. Itu sebenarnya bertentangan dengan apa yang Anda pikir. Ya, ada kalsium dalam susu tapi tidak, itu tidak membuat tubuh Anda baik?

Dokter Bernard-Pellet: Memang benar bahwa susu mengandung kalsium. Namun kenyataannya adalah mengkonsumsi susu tidak mencegah osteoporosis. Dan ini bisa dijelaskan dengan sangat sederhana. Susu kaya dengan protein dan konsumsi protein cenderung menyebabkan kehilangan kalsium lewat kencing. Dan saat fakta dianalisa secara obyektif, orang Amerika dan Swedia adalah konsumen terbesar susu di dunia dan orang Amerika dan orang Swedia juga penderita tertinggi keretakan osteoporosis di dunia, yang mengilustrasikan bahwa susu tidak efisien sama sekali dalam mencegah osteoporosis.

Eric: Penelitian-penelitian terakhir di Amerika pada produk-produk susu dan kepadatan jaringan tulang harus dihentikan demi alasan-alasan hukum karena para wanita kehilangan banyak jaringan tulang dibanding plasebonya. Dengan kata lain, tulang mereka bertambah lemah semakin banyak kalsium dan makanan susu yang mereka asup, hanya masalah fakta.

Supreme Master TV: Tingginya konsumsi produk susu seperti susu, keju, es krim, mentega dan yogurt juga bisa menyebabkan kondisi serius lainnya, seperti penyakit jantung dan kanker prostat dan payudara. Penelitian Kesehatan Wanita Iowa menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi lebih dari satu gelas susu sehari mendapatkan 73% lebih tinggi kesempatan kanker ovarium dibanding yang meminum kurang dari satu gelas. Dr. T. Colin Campbell menjelaskan bagaimana konsumsi produk susu dan daging memiliki konsekuensi yang jauh lebih luas.

Dr. T. Collin Campbell: Jika memulai mengkonsumsi protein melebihi kebutuhan kita, level kolesterol dalam darah mulai naik. Penyakit Atherogenik yang menyebabkan penyakit jantung mulai naik. Kita mendapatkan keasaman yang kemudian mengambil kalsium dari tulang. Mulai tumbuhnya kanker. Jumlah protein yang kita perlukan sekitar delapan sampai 10% total kalori. Sebagian besar dari kita, 95% dari masyarakat kita, mengkonsumsi kira-kira sebanyak itu; kita mengkonsumsi sekitar 11 dan 25% . Maka kita membuat diri kita berisiko dengan melakukan itu. Dan makanan nabati, pola makan nabati yang baik, sayuran, buah, biji-bijian, hanya memiliki delapan sampai 10% protein, yakni, alam hampir menyediakan apa pun secara ideal. Jadi orang-orang yang mengkonsumsi sayuran, buah dan biji-bijian yang sehat, sekali lagi saya tekankan, sayuran, buah dan biji-bijian yang sehat. Jika mereka menjalaninya, mereka akan mendapatkan protein pada level sekitar delapan sampai 12%. Dan itu sudah memadai.

Supreme Master TV: Dalam pola makan nabati yang sehat, banyak makanan yang tinggi kadar kalsiumnya, termasuk sawi kale, sayur collard, buah fig kering polong, beras dan tahu. Sebuah artikel pada bulan Januari 2007 yang diterbitkan pada Jurnal American Dietetic Association menyatakan, “Sayuran seperti sawi kale bisa dianggap sebaik susu bisa dianggap sebaik susu dalam hal kemampuan penyerapan kalsiumnya.”

Dokter Gina: Kalsium banyak didapatkan dari sayuran, terutama sayuran daun hijau. Ada banyak kalsium dalam sayuran daun hijau. Jika menganggap bahwa sumber pertama dari semua vitamin yang harus Anda dapatkan berasal dari buah-buahan dan sumber pertama dari semua mineral adalah sayuran. Apakah Anda berbicara tentang kalsium, apakah Anda berbicara tentang iodine, semua zat itu selalu akan berasal dari sayuran.

Supreme Master TV: Jika ingin mendapatkan tulang yang kuat dan sehat, terutama jika menjadi semakin tua, langkah penting apa yang bisa kita ambil?

Dokter Fuhrman: Kita akan melihat bahwa saat orang-orang menjadi semakin tua, mereka bisa memperlemah tulangnya dan jatuh dan patah pinggul atau menyakiti diri sendiri. Dan bahkan penyebab utama kematian adalah patah tulang pinggul atau retak tulang pinggul. Dan yang harus diingat di sini adalah bahwa kekurangan vitamin D adalah epidemik di seluruh dunia, karena kita tidak mendapat cukup sinar matahari. Jadi harus memastikannya, jika tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup, maka harus menjalani cek tingkat vitamin D dengan tes darah, atau mengkonsumsi suplemen vitamin D, karena itu sangat penting. Sekarang kemanapun melihat kata osteoporosis, sadarilah bahwa tulang lemah terjadi karena orang-orang memiliki otot yang lemah. Dan itu berarti bahwa jika ingin memiliki tulang kuat saat menjadi semakin tua, kita harus berolah raga. Jadi kekurangan olah raga adalah penyebab utama osteoporosis. Tapi kita sudah dicuci otak.

Kita diberikan informasi untuk berpikir bahwa susu melindungi kita melawan osteoporosis dan menggunakan kalsium melindungi kita melawan osteoporosis. Dan itu sesungguhnya lebih kepada vitamin D dan masalah olahraga, bukan susu atau masalah kalsium. Orang yang mengambil kalsium dari susu dan makan banyak produk-produk hewani, produksi asam yang dikeluarkan oleh saluran pencernaan yang disebabkan oleh semua protein tinggi pada produk-produk hewani, menyebabkan tekanan lebih pada ginjal, dan asam menyebabkan lebih banyak kalsium akan kehabisan, keluar dari tulang dan kita kehilangan jauh lebih banyak kalsium dalam urin dari pola makan tinggi protein hewani. Jadi, kita kehilangan terlalu banyak kalsium jika diet kita terlalu tinggi protein hewani. Penekanannya di sini adalah sayuran hijau memiliki cukup kalsium, vitamin D -lah masalahnya, lebih dari sekedar kalsium.
Kita butuh kalsium dalam makanan. Kita membutuhkan banyak vitamin D, lebih banyak nutiren lain itu ditemukan di sayuran hijau, karena sayuran hijau dan biji wijen yang juga tinggi kalsium, tetapi mereka juga memiliki Vit K, phytochemical lain yang penting untuk kesehatan tulang Anda. Jadi pesan utama di sini adalah tidak bergantung pada obat-obatan untuk osteoporosis, tidak berpikir kalsium adalah cukup dan jangan berpikir minum susu akan melindungi Anda; tidak! Kita harus latihan keras, kita harus melompat-lompat dan pelenturan dan hal lain untuk menggunakan tulang dan menjaga kaki dan punggung kita kuat. Kita harus mempunyai cukup vitamin D dan kita harus memiliki sayuran hijau dan kacang-kacangan dan biji-bijian. Dan itulah rumus untuk perlindungan yang maksimal melawan osteoporosis.

Supreme Master TV: Persediaan pasar saat ini sangatlah bergizi tinggi , alternatif nabati untuk susu sapi.

Dokter Roman: Untunglah, akhir-akhir ini terdapat cukup beragam susu berbasis-tumbuhan di pasaran, bukan hanya susu kedele, tetapi terdapat susu lainnya yang terbuat dari gandum, beras dan almond serta banyak lagi yang lainnya, dan semua itu memiliki cita rasa yang amat enak. Dalam banyak kasus, susu pengganti dari tumbuhan memiliki tambahan kalsium. Kita memiliki susu dari tumbuhan dengan tambahan kalsium dan susu-susu itu menyediakan jumlah kalsium yang sama dengan susu sapi; karena itu kita seharusnya tidak perlu mengkhawatirkan tentang hal itu.

Supreme Master TV: Maha Guru Ching Hai sering kali berbicara tentang besarnya bahaya mengkonsumsi susu, daging, dan makanan hewani lain seperti dalam wawancara ini dengan jurnalis Louise Kings yang diterbitkan pada edisi tanggal 16 Desember 2009, dari Irish Dog Journal.
“Beberapa orang khawatir bahwa diet vegetarian tidak menyediakan cukup protein atau kalsium. Tetapi biji-bijian, kacang-kacangan dan sayuran menyediakan semua protein lengkap yang kita butuhkan, dan pada taraf yang tepat. Para peneliti AS menemukan bahwa pemakan nabati memiliki tingkat osteoporosis yang terendah. Sebaliknya, asupan protein dan kalsium yang diambil dari produk-produk hewan ditemukan merusak dan bahkan berkontribusi kepada masalah osteoporosis dan fungsi ginjal. Ngomong-ngomong, sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan amatlah kaya akan kalsium. Misalnya, satu cangkir brokoli, atau 2/3 cangkir tahu memiliki kalsium yang bisa diserap sebanyak yang diberikan oleh 1 cangkir susu & bebas lemak, kolesterol dan hormon yang ada pada susu sapi.”

Untuk informasi lebih jauh tentang karya dari beberapa narasumber yang diliput hari ini, silakan kunjungi situs-situs web berikut ini:

Dr. Jérôme Bernard-Pellet: www.Alimentation-Responsable.com
Dr. T. Colin Campbell: www.TColinCampbell.org
Dr. Joel Fuhrman: www.DrFuhrman.com
Shira Lane: www.MilkDocumentary.com
David Román: www.unionvegetariana.org
Gina Shaw: www.VibrancyUK.com